Sunday, September 13, 2009

Engine Browser Nokia 9300i Adalah Opera

Aplikasi WAP/WEB Browser Opera Mini nampaknya sudah menjadi hal yg wajib dalam penggunaan ponsel untuk berinternet karena browser mobile ini-harus diakui-menjadi yg terpopoler dalam urusan mobile internet. Namun, di saat yg lainnya asyik dengan Opera Mini saya malah mempertanyakan pentingnya saya-selaku pengguna Nokia Communicator 9300i-untuk mendownload Opera Mini untuk mendampingi WAP/WEB Browser default dari Nokia 9300i Communicator.

Tentu anda bertanya-tanya mengapa saya seperti itu? Beberapa hari ini, saya iseng mencoba memanfaatkan fitur “Open In New Window” dalam WAP/WEB Browser default dari Nokia 9300i Communicator saya yg dalam hal ini identik dengan tabbed browsing dalam WEB Browser PC Desktop seperti halnya Mozilla Firefox, Opera, dll.

Saat saya ingin memasukkan alamat baru untuk dikunjungi, nampaklah hal ini

Dugaan saya, tentu saja, adalah bahwa engine browser milik Nokia Communicator saya ini adalah Opera. Usut punya usut, ada yg menyarankan untuk membuka product info di

Tools=>Control Panel=>Extras=>About Product

di paragraf kedua dari bawah, nampaklah hal semacam ini ;

BINGO!!! Ternyata, memang WAP/WEB Browser default dari Nokia 9300i Communicator ini menggunakan engine dari Opera! So, buat apa saya mendownload browser Opera lagi kalau browser saya sudah memiliki engine dari Opera? Bahkan memiliki fitur tabbed browsing seperti halnya Opera di desktop?

Sayang, perintah “Open Link in New Tab” tidak ada padanannya di sini. Untuk mengatasinya, klik saja (tau kan, padanan Klik untuk digunakan di browser communicator itu apa?) link yg dimaksud, lalu tekan tombol “Open Web address” dan Copy alamat yg tertulis di situ lalu Paste-kan di Window baru yg dibuka lewat cara yg sudah tertulis di atas. Agak sedikit repot memang, akan tetapi fitur bisa dimanfaatkan, bukan? Lalu di Window sebelumnya, tinggal kita tekan tombol “Back” untuk kembali ke halaman sebelumnya.

Belum lagi, saat saya coba (14 September 2009, pukul 9.35 WIB, Kantor BPKP Perwakilan Kalbar lt.3) Opera Mini mencatat waktu 10detik untuk membuka halaman facebook mobile, lebih lama 5detik daripada wap/web browser default Nokia 9300i Communicator.

Thursday, September 3, 2009

Cara Menjawab Adalah Budaya


Cara menjawab suatu pertanyaan bisa juga menunjukkan budaya dan kepribadian seseorang. Pernah suatu kali saya lontarkan pertanyaan di facebook (screenshot-nya saya lampirkan dalam posting ini), tentang pantas/tidakkah menikmati fasilitas free internet access dari suatu café akan tetapi tidak ikut membeli produk (baca : makan/minum) di café tersebut. Memang jawaban yang berhasil saya kumpulkan tidak banyak, akan tetapi jawaban-jawaban tersebut cukup mengingatkan saya akan pelajaran Bahasa Inggris yang pernah saya terima sewaktu duduk di bangku SMU dahulu.

Pertanyaan yang saya ajukan sebenarnya sederhana saja jawabannya, ya atau tidak. Kalau “ya”, beberapa penjawab biasanya akan memberikan beberapa alasan untuk menguatkan jawabannya begitu pula kalau jawabannya “tidak”. Sewaktu saya belajar Bahasa Inggris di bangku SMA dahulu, guru saya selalu menekankan kalau menjawab pertanyaan seperti itu (Bahasa Inggris = Yes/No Question) maka saya harus mengatakan “Yes” atau “No” terlebih dahulu sebelum saya menjelaskan alasannya. Dalam banyak kesempatan, memang kita sering terjebak untuk memberikan alasan atau penjelasan terlebih dahulu baru menjawab pertanyaan atau malah tidak ada jawaban yang-sebenarnya-dibutuhkan. Dalam kaidah Bahasa Inggris sendiri hal tersebut tidaklah salah, akan tetapi guru saya menekankan apabila kita berbicara dengan seorang asal Benua Eropa atau Amerika maka saya harus selalu menggunakan aturan tersebut karena orang seperti itu akan lebih nyaman dalam menyimak pembicaraan kita apabila kita menggunakan aturan tersebut. Berbeda dengan Orang Indonesia yang cenderung memberikan pejelasan terlebih dahulu baru menyimpulkan jawabannya atau terkadang malah tidak memberikan kesimpulan seperti beberapa jawaban dari pertanyaan yang saya lontarkan di status facebook saya.

Jawaban pertama dari R Yekti R;

Kl g ktauan mah kaga…….kl g d protek brati free for all

ð Jadi, apa jawaban anda Ririn? Masih mengambang…menyisakan saya untuk berpikir mengambil kesimpulan di saat saya butuh bantuan untuk berpikir. Jadi malah tambah bingung

Jawaban kedua dari Sugeng;

Jelas melanggar…

ð BEST ANSWER!!! Walau tidak menjelaskan alasannya, tapi anda membantu saya untuk memutuskan. Thank’s a lot!

Jawaban ketiga dari Antari;

klo gak tau malu & gak punya etika silahkan aja…tp klo akyu mending tidur aje hehehehe

ð Saya punya “etika”, sayang! Tapi apakah nilai “etika” saya dilanggar atau tidak itu adalah perkara lain karena nilai etika tiap orang berbeda, dan karena itulah saya bertanya kepada anda untuk mengetahui bagaimana nilai etika yg anda yakini menghadapi masalah ini.

Jawaban keempat dari Farly;

Technically no, ethically yes

ð NICE ANSWER!!! But I didn’t ask you about technicall term of this problem.

Kesimpulannya, apakah ini memang gaya bertutur kata dari Orang Indonesia? Kalau iya, apakah harus diubah?

Kalau saya sendiri, saya akan menjawab “tidak perlu” karena Bahasa adalah budaya termasuk cara bertutur kata. Cara menjawab pertanyaan yang seperti ini (diplomatis? politis?) yang menyisakan si penanya untuk berpikir kembali dan menelaah jawaban kembali memang acap kali saya temui dalam gaya bertutur kata rekan-rekan di sekitar saya. Masih mendingan kalau mereka bersedia memberikan kesimpulan, lha kalau cuma memberikan persoalan baru untuk dipikirkan?

Jadi, seperti kata pepatah di mana bumi dipijak di situlah langit dijunjung (eh, bener/nggak sih?). Bahasa, makanan, tutur kata, tarian dan musik menunjukkan budaya setempat. Jadi, ikuti saja apa yang ada.

Thursday, August 27, 2009

7 Keunggulan Windows 7

Hasil terjemahan saya dari http://windows7sins.org/ , silakan dinikmati;

Versi baru dari Microsoft sistem operasi Windows, Windows 7, memiliki masalah yang sama dengan Vista, XP, dan semua versi sebelumnya – yaitu perangkat lunak tersebut adalah proprietary. Pengguna tidak diperkenankan untuk berbagi atau memodifikasi perangkat lunak Windows, atau memeriksa cara kerjanya di dalam.


Kenyataan bahwa Windows 7 adalah proprietary berarti bahwa Microsoft menegaskan kontrol secara hukum terhadap para pengguna melalui kombinasi dari hak cipta, kontrak, dan paten. Microsoft menggunakan kekuatan ini
untuk melanggar hak pengguna komputer. Pada windows7sins.org, Free Software Foundation membuat daftar tujuh pelanggaran hak yang dilakukan oleh Microsoft.

1.
Doktrinasi pendidikan: Hari ini, sebagian besar anak-anak yang melibatkan pendidikan komputer yang diajarkan untuk menggunakan salah satu produk perusahaan: Microsoft. Microsoft menghabiskan jumlah besar pada pelobi dan pemasaran untuk departemen pendidikan korup. Pendidikan yang menggunakan kekuatan komputer seharusnya menjadi sarana untuk kebebasan dan pemberdayaan, bukan jalan untuk satu perusahaan untuk menanamkan monopoli.

2. Menyerang privasi: Microsoft menggunakan perangkat lunak dengan nama belakang seperti Windows Genuine Advantage untuk memeriksa isi dari pengguna 'hard drive. Perjanjian lisensi pengguna yang diperlukan untuk menerima sebelum menggunakan Windows memperingatkan bahwa Microsoft mengklaim hak untuk melakukan ini tanpa peringatan.

3.
Perilaku monopoli: Hampir setiap komputer yang dibeli memiliki Windows pra-instal - tetapi bukan karena pilihan. Microsoft menentukan persyaratan untuk vendor perangkat keras, yang tidak akan menawarkan PC tanpa Windows yang diinstal pada mereka, meski banyak orang yang meminta. Bahkan tersedia komputer dengan sistem operasi lain seperti GNU / Linux pra-instal malah memiliki Windows terinstall pada mereka terlebih dahulu.

4. Lock-in: Microsoft secara teratur memaksa untuk memasa
ng pembaruan pada penggunanya, dengan menghapus dukungan untuk versi Windows dan Office lawas, dan dengan persyaratan perangkat keras membesar. Bagi banyak orang, ini berarti harus membuang komputer hanya karena mereka tidak memenuhi persyaratan yang tidak perlu untuk versi Windows yang baru.

5. Menyalahgunakan standar: Microsoft telah berusaha untuk me
nghalangi standardisasi bebas untuk format dokumen, karena standar seperti OpenDocument Format akan mengancam kendali yang mereka miliki sekarang terhadap pengguna format Word. Mereka telah terlibat dalam perilaku curang, termasuk menyuap para pejabat, dalam upaya untuk menghentikan upaya-upaya tersebut.

6. Menegakkan Digital Restrictions Management (DRM): Dengan Windows Media Player, Microsoft be
rkolusi dengan perusahaan media besar untuk membuat larangan menyalin dan memainkan media ke dalam sistem operasi. Sebagai contoh, atas permintaan NBC, Microsoft mampu mencegah pengguna Windows merekam siaran televisi padahal mereka bebas untuk merekam.

7. Mengancam keamanan pengguna: Windows memiliki sejarah panjang kerentanan keamanan, memungkinkan penyebaran virus dan memungkinkan pengguna remote untuk mengambil alih komputer orang untuk digunakan dalam mengirimkan spam botnets. Karena software
tertutup (proprietary), semua pengguna bergantung pada Microsoft untuk memperbaiki masalah ini - tetapi Microsoft memiliki kepentingan keamanan sendiri, bukan keinginan dari para penggunanya.

Anda dapat membantu!

Sistem operasi perangkat lunak bebas seperti GNU / Linux dapat melakukan pekerjaan yang sama seperti Windows,
bahkan mereka mendorong pengguna untuk berbagi, memodifikasi, dan mempelajari perangkat lunak sebanyak yang mereka inginkan. Hal ini membuat menggunakan free and open source software adalah cara terbaik bagi pengguna untuk melarikan diri Microsoft dan menghindar dari menjadi korban dari tujuh dosa. Perangkat lunak dan komputer akan selalu memiliki masalah, tapi dengan menggunakan perangkat lunak bebas, pengguna dan komunitas mereka diberdayakan untuk memperbaiki masalah bagi diri mereka sendiri dan satu sama lain.

Anda dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang masing-masing dosa-dosa dan bagaimana untuk melarikan diri mereka di windows7sins.org. Silakan mendaftar di sana untuk berita kampanye dan tindakan peringatan untuk membantu meningkatkan kesadaran tentang penyalahgunaan Microsoft, masalah dengan Windows 7, dan pentingnya perangkat lunak bebas!

Bagaimana kita sampai di sini

Dua tahun lalu, Microsoft merilis Windows Vista, untuk sedikit gembar-gembor dan banyak kekecewaan, baik dari pengguna, menghadapi pertempuran pecah perangkat lunak, driver dan pembatasan berat, dan dari pengembang, berjuang untuk membawa perangkat lunak up-to-date untuk bekerja dengan yang baru sistem.

Dua tahun kemudian, Microsoft sendiri mengakui Vista gagal. Pengguna tidak siap untuk menerima downgrade besar yang ditawarkan Vista, dan Microsoft telah berusaha untuk memperbaiki pengumuman ini dengan Windows 7. Windows 7, seperti Windows XP pada tahun 2001, memiliki persyaratan yang lebih sederhana, sehingga ideal untuk low-powered netbook komputer. Namun, tidak seperti Windows XP, Microsoft telah sengaja
membuat lumpuh Windows 7, meninggalkan pengguna netbook pada belas kasihan dari Microsoft untuk mengontrol aplikasi yang bisa mereka gunakan, seperti halnya beberapa aplikasi yang dapat dijalankan secara bersamaan.

Microsoft hingga trik biasa mereka lagi - hanya saja kali ini, mereka juga memasukkan pembatasan buatan ke dalam sistem operasi itu sendiri. Meskipun bukan yang pertama kali mereka telah melakukan ini, ini adalah rilis pertama Windows yang secara ajaib dapat menghapus pembatasan
dengan melakukan pembelian langsung terhadap versi yang lebih mahal dari Microsoft Windows.

Ini bukan baru, namun. Pada tahun 1996, sebuah kehebohan meledak di atas Microsoft Windows NT. Pada waktu itu, Microsoft menjual dua versi dari sistem operasi: Windows NT Workstation dan Windows NT Server. Versi server kira-kira biaya $ 800 lebih dari edisi workstation dari sistem operasi.

Meskipun Windows NT Server
memuat serangkaian aplikasi server yang tidak dibundel dengan NT Workstation, Microsoft berpendapat bahwa sistem operasi itu sendiri, "sangat berbeda dengan dua produk yang ditujukan untuk dua fungsi yang sangat berbeda." NT Server, Microsoft mengklaim, adalah cocok dan sesuai untuk digunakan sebagai server Internet sedangkan NT Workstation kurang memadai. Bertujuan untuk menunjukkan perbedaan ini, baik NT Workstation kode dan perjanjian lisensi pengguna dibatasi tidak lebih dari sepuluh bersamaan TCP / IP (misalnya Internet) koneksi, sedangkan NT Server tetap tidak terbatas.

Banyak pengguna menyadari bahwa kedua versi Windows NT yang sangat mirip. Menggali lebih lanjut, analisis yang diterbitkan oleh O'Reilly and Associates mengungkapkan bahwa kernel dan
, kenyataannya, semua file biner yang termasuk dalam NT Workstation adalah identik dengan yang dimuat di NT Server. Satu-satunya perbedaan antara kedua produk terletak pada informasi instalasi sistem operasi pada versi server terdapat beberapa pilihan atau flag yang ditandai sebagai salah satu 'Workstation' atau 'Server'. Jika mesin itu ditandai sebagai 'Workstation', itu akan menonaktifkan fungsionalitas tertentu dan membatasi jumlah koneksi jaringan.

Kami menyebutnya pembatasan-pembatasan
tersebut adalah antifeatures. Sebuah fungsi yang antifeature adalah pengembang teknologi akan membebankan pengguna untuk tidak menyertakan - hal ini lebih sulit bagi Microsoft untuk membatasi koneksi internet daripada meninggalkan mereka yang tanpa - dan limit bukanlah sesuatu yang diminta pengguna.

Sayangnya, untuk perusahaan dan individu berusaha untuk me
lawan antifeatures, pengguna acap kali menemukan alternatif dalam perangkat lunak bebas. Software bebas, ternyata, membuat antifeatures mustahil dalam kebanyakan situasi. NT pemangsa harga dari Microsoft adalah mustahil untuk GNU / Linux, di mana pengguna dapat memprogram di sana.

Sebuah versi Firefox yang didanai oleh iklan akan terlalu - pengguna akan hanya membangun dan berbagi versi perangkat lunak tanpa antifeatures yang bersangkutan.

Pada akhirnya, tidak adanya bentuk antifeatures
merupakan kemenangan yang paling awal untuk perangkat lunak bebas. Tidak ada biaya pengembang perangkat lunak bebas apa pun untuk menghindari antifeatures. Dalam banyak kasus, tidak melakukan apa-apa adalah apa yang pengguna inginkan dan takkan pernah diberikan oleh perangkat lunak proprietary.

Wednesday, June 24, 2009

Bitdefender memblokir printing port


Beberapa hari terakhir, saya selalu gagal melakukan pencetakan lewat printer yang dibagi-pakai lewat jaringan local. Awalnya saya mengira, akses poin nirkabel yang digunakan sedang ada masalah sehingga saya selalu gagal untuk melakukan pencetakan. Entah ada angin apa yang membuat saya tiba-tiba ingin melakukan perubahan setting pada firewall yang dimiliki BitDefender Internet Security.

Awalnya, saya buka Control Center milik BitDefender Internet Security . Di bagian firewall saya buka tab “Network” lalu di bagian “trust level” yang tadinya “blocked local” saya ubah menjadi “full trust”. Dan akhirnya, saya bisa melakukan pencetakan.

Kayaknya, port untuk printer sharing di-block sama BitDefender sehingga saya tidak bisa melakukan pencetakan. Setelah selesai, saya kembalikan lagi setting firewall seperti semula.

Sunday, June 21, 2009

Live Commentary From British F1GP Silverstone

FINISH: That's it from Silverstone - perhaps for the final time. Please join us again in three weeks for the German GP
SKYBET: "1/4 Jenson for the title, with Vettel into 11/4 from 7/1 as he looks to have a chance to reel back in the Brawn's now!"
FINISH: Well done Red Bull, who have clearly shown Brawn they are the ones to watch out for
FINISH: Trulli and Raikkonen complete the points
FINISH: Massa holds on to fourth place - his best result of the season, while Rosberg is sixth ahead of Button
FINISH: Mark Webber takes second place ahead of Rubens Barrichello as Brawn once again show their faces on the podium
FINISH: Sebastian Vettel wins at Silverstone! Only the second man, the other being Button, to have won a race this season
Lap 60: Vettel comes to complete the final corner as the crowd cheers him on
Lap 60: Final lap for Vettel and it's his race as he holds a 17s lead over Webber at the start of it. Webber in turn is 26s ahead of Barrichello, who is 4.1s ahead of the battle for fourth
Lap 59: Rosberg in turn is catching Massa. Final lap fight for fourth place? Button, though, has a big slide through the middle of Becketts
Lap 58: Right behind Rosberg now, Button's final stint is remarkably different to his middle stint
Lap 57: Meanwhile Raikkonen has managed to pull away slightly from Glock but with two full laps still to go there is time for the Toyota driver to fight
Lap 56: But the turbulent air is causing Button problems as he tries to get close enough to pass
Lap 55: Just over a second behind Rosberg, the British crowd goes crazy as they watch Button prepare for the fight
Lap 54: Button has closed up to within 2.5s of Rosberg while Massa is a further 1.7s ahead
Lap 53: Glock is just 0.5s behind Raikkonen
Lap 52: Glock is fighting Raikkonen for the last points-paying position as the Ferrari driver is struggling for grip on the harder option tyres
Lap 51: Button is currently the fastest man in the top eight but he's 4.1s behind the man in front of him, Rosberg
Lap 50: Vettel is on track for his second win of the season as he holds a 19.4s lead over his team-mate
Lap 49: Button pits from third place. Not a great afternoon for the Brit, who comes out in sixth place
Lap 48: Race leader Webber pits and hands the lead back to Vettel. Barrichello follows Webber in. Will he come out ahead or behind Massa? He comes out ahead of Massa
Lap 47: Trulli comes in. He was P4
Lap 46: Fisichella pits from seventh place
Lap 46: Massa pits from fourth. Can he jump Rosberg? He stops for 7.5s and comes out just ahead of Rosberg. Great work from Ferrari once again
Lap 45: Vettel pits from the lead, puts on the hard tyres and stops for 8.2s. He comes out in second place
Lap 44: Rosberg pits from fourth, this is a great time for Massa to put his foot down and try leapfrog the Williams man. Meanwhile, Button is complaining how "annoying" it is that his car isn't doing what he wants. Hamilton is off the track, taking the scenic route
Lap 43: Raikkonen pits from seventh place. The Ferrari driver stops for 7.5s and comes out in 10th place with clear air all around
Lap 42: Raikkonen has closed right up on Trulli but can he pass the Toyota driver?
Lap 41: Nakajima pits from ninth place. Disappointing from the Williams man who was running as high as fourth in the early stint of the race
Lap 40: Bourdais retires
Lap 39: Alonso pits and Bourdais pits
Lap 38: Kovalainen pulls into the pits and calls it quit, due to damage sustained from his accident with Bourdais
Lap 37: Massa is still fifth, although Ferrari reckons fourth is within reach
Lap 36: Vettel still leads ahead of Webber and Barrichello
Lap 35: Both pit for repairs and resume racing
Lap 35: Bourdais's car is badly damaged. Kovalainen, perhaps thinking he was letting a Red Bull through, realised it was actually a Toro Rosso and quickly cut across the track in front of him. Bourdais's nose is destroyed and Kovalainen has a left rear puncture
Lap 34: Kovalainen pits and comes out right in front of Hamilton
Lap 33: Near the front Rosberg is catching Barrichello. Just 0.7s between the two
SKYBET: "1/16 Vettel now after the first stops, with Webber at 16/1 and Barrichello out to 33/1. We are already starting to have a think about this will afftect the Championship prices, with a huge advantage to Red Bull in the Constructors' battle!"
Lap 32: Vettel's lead is now down to 17.6s but this has more to do with the German backing off than Webber pushing on
Lap 31: Alonso has passed Hamilton as the F1 Champs have it out in style. Unfortunately they are fighting over 16th place
Lap 30: Hamilton and Alonso fighting for position. Hamilton pushes his former team-mate wide and takes the position before closing in on Piquet to do the same. Alonso, though, fights back
Lap 29: Vettel, having been told to back off, leads by just 20s now
Lap 28: Bourdais pits from 14th place. The Toro Rossos are really finding themselves on the other side of the order to their sister Red Bull team. Kubica also pits
Lap 27: Vettel is told to preserve his tyres while Webber has been quicker than his German team-mate for the last three laps
Lap 26: Fisichella is up to tenth place after the first stint of the race. Great start for the Force India driver
Lap 25: Webber, in second place, is already 4.2s ahead of Barrichello
Lap 24: Button is told he's carrying more fuel than Raikkonen by a few laps and he tells his mechanics he's understeering through the high speed corners
Lap 23: Alonso and Hamilton both jumped Heidfeld in that first round of stops. That will be a relief for both, however, their races are already pretty much over
Lap 22: Massa pits from second place. He stops for 8.2s, fastest stop so far. He comes out in fifth place. Great stop from Ferrari
Lap 21: Heidfeld pits while Massa, touring in second place, should be getting ready for his stop in the next lap or three
Lap 20: Vettel pits from the lead. 9.6s for the German who comes out first place. Brilliant from Vettel. Fisichella pits
Lap 20: Webber comes in from second place. Interesting to see if he can jump Barrichello in this stop. The Australia comes out just ahead of Barrichello but Rubens is flying. He's right behind Webber and tries to pass but the Red Bull driver holds him off
Lap 19: Barrichello pits from second place. He stops for 9.7s and comes out fifth. Glock also pits
Lap 18: Rosberg, Trulli and Button all pit from the top eight. Trulli manages to get out ahead of Raikkonen (great stop from Toyota) while Button is right behind the Finn
Lap 17: Raikkonen was able to leapfrog Nakajima in that first round of stops, so that's some progress up the order for the Finn
Lap 16: Vettel does a 1:20.735 as Raikkonen pits from fourth place. The Finn stops for 9.1s and he comes out in 10th place
Lap 15: Williams mechanics are out and it's Nakajima who pulls into the pits. He was P4 and comes out in 11th place
Lap 14: Alonso almost tags Heidfeld as he desperately looks for a way past
Lap 13: Vettel is again flying and sets a new fastest lap time, a 1:20.821 as his lead grows to 14.4s
Lap 12: Webber is still stuck in third place, roughly 0.7s behind Barrichello and lapping over a second slower than his race-leading team-mate
Lap 11: With Alonso unable to pass Heidfeld and Hamilton stuck behind Kubica there is absolutely NO passing going on in the opening stage of this race
Lap 10: Just outside the points are Massa, Glock and Force India's Giancarlo Fisichella
Lap 9: Another new fastest lap from Vettel, who has the gap to Barrichello up to 9.6s
Lap 8: Bourdais, Buemi, Kovalainen and Sutil are the last four runners in the pace
Lap 7: Despite his damaged wing, Heidfeld is still managing to keep Alonso at bay while his team-mate Kubica is fighting off Hamilton
SKYBET: "What a start from Vettel - a second a lap quicker now, and hes just 1/5 with Skybet to win the race now! Jenson Button has gone backwards, and he's now out to 20/1 - the biggest price he's been to win any race this season!"
Lap 6: Up front Vettel has just set another fastest lap and is 6.1s up on Barrichello
Lap 5: Button has closed in on the back of Trulli and is looking for a way past
Lap 4: Nick Heidfeld, who is P12, is called in by his BMW mechanics to get a new front wing, which looks to have taken a knock on the opening lap. Heidfeld, though, isn't keen on coming in and tells his team he won't come in. He is two seconds off the pace and holding up Alonso
Lap 3: Vettel pulls out another second over Barrichello. The German, who has already won two grands prix, is determined to prove today that he can win in the dry. His previous wins were all on wet tracks
Lap 2: Fighting with Alonso, Hamilton ran a bit wide and Kubica took 14th place off the McLaren man
Lap 2: Massa runs wide at the exit of Stowe and Button moves up to eighth
Lap 2: Vettel, despite carrying more fuel, already has a 2.5s lead over Barrichello, who is being hounded by Webber
Lap 1: Hamilton is up to 15th on the opening lap having started P19. In contrast his team-mate Kovalainen is down to 19th
Lap 1: Button has dropped to ninth place after a sluggish start while Massa is ahead of him in eighth
Lap 1: Great start from Vettel, who leads the way ahead of Barrichello, Webber, Nakajima and the flying Raikkonen
START: And it's go at Silverstone!
13H03: The grid reforms and we are ready for the start
13H01: The drivers all get away safely while Sutil waits in the pit lane
13H00: Formation lap is underway
12H57: The grid is being cleared as we wait for the formation lap
12H52: Button is chatting with his team on the grid while Ferrari, McLaren and Renault's bosses are deep in conversation
12H49: The celebs are out and about today. Crickets Kevin Peterson, football's Michael Ballack, Eric Cantona, Bernie's daughters Tamara and Petra, the Harry Potter cast, Jade Jagger, rock band Kasabian, cyclist Sir Chris Hoy and Victoria Pendleton
SKYBET: "Sebastian Vettel's qualifying lap yesterday was nothing short of sensational, and up at Skybet we've reacted by installed him as our 4/6 favourite to win this afternoon. Jenson Button has been heavily supported at 5/1, but its not going to be easy for him to win from 6th on the grid. The big question Skybet are asking is whether the Red Bull can work its tyres soft enough over a long stint to show the same pace as we saw yesterday. If not, Barrichello could spoil the day - hes a 4/1 shot for victory.
"If Jenson does win today, it will probably become our worst ever motor racing result"
12H45: Pit lane is closed
12H36: The drivers are heading on to the grid, Hamilton tries a practice start while Sutil has ground to a halt on his reconnaissance lap
12H30: The pit lane is open
12H26: The best-placed Ferrari on the grid is Kimi Raikkonen in ninth place while his team-mate Felipe Massa is P11. As for McLaren, Heikki Kovalainen qualified 13th while Lewis Hamilton is 19th after Adrian Sutil's heavy crash cost him a final chance of improving his grid slot
12H20: Jarno Trulli and Kazuki Nakajima are next in line, followed by Button, while Nico Rosberg and Timo Glock complete the top eight on the grid
12H16: Rubens Barrichello is starting alongside with Mark Webber behind him. Webber, though, reckons he was robbed of pole position by Kimi Raikkonen, who must have been "drinking some vodka or dreaming or something" when Webber came across him at Stowe corner
12H15: The man in pole position to start the race - and probably for the win - is Sebastian Vettel. The Red Bull driver put in a massive effort in qualifying despite being the heaviest of the top ten drivers
12H12: The Brawn GP driver, who is leading the Drivers' standings, is starting sixth on the grid, his worst starting position of the season. And Button has already said that winning today will be "almost impossible"
12H09: A huge crowd is expected at Silverstone today, 125,000 fans, most eager to see a British win. But can Jenson Button pull it off?
12H04: Today's grand prix takes place over 60 laps and no rain is expected as the sun is out and the clouds above are white and fluffy
12H00: Welcome to coverage of the 2009 British Grand Prix - Silverstone's last hurrah in Formula One

Sunday, May 31, 2009

I-Mail dari Indosat vs BlackBerry Connect

Setelah sekian lama memanfaatkan layanan Indosat I-Mail, akhirnya saya memberanikan diri untuk melakukan perintah “Collect” untuk mendorong e-mail yang terkirim di akun Yahoo! Ke dalam handset saya. Hal ini dimulai ketika e-mail notifikasi dari Facebook yang biasanya saya forward dari akun GMail saya, selalu gagal terkirim di handset saya. Waktu itu, harapan saya hanyalah e-mail notifikasi dari facebook dapat langsung terkirim di handset saya layaknya MMS masuk.

Singkat cerita saya set e-mail notifikasi (Baik friendster dan Facebook) itu menuju akun e-mail Yahoo! Saya. Hal ini juga bukan tanpa alasan, dengan tampilan mobile-nya Yahoo! menyediakan opsi untuk mendownload attachment tidak seperti GMail yang (alih-alih memberi opsi untuk mendownload attachment) malah membuka file attachment (dalam hal ini, berupa .doc) dalam format .xhtml yang langsung dibuka lewat browser handset, sehingga saya bisa tetap mendownload attachment yang dikirimkan ke alamat e-mail saya seperti layaknya layanan BlackBerry Connect (walaupun nggak mirip-mirip banget, sih!). Selanjutnya, saya lakukan perintah “Collect” seperti yang telah tertera dalam website untuk mendorong e-mail dari akun Yahoo! ke dalam handset saya. Setelah notifikasi bahwa setting push e-mail telah berhasil, saatnya melakukan tes untuk menerima e-mail. Saya minta “My Love (hehehe)” untuk mengirim komentar ke akun facebook saya sehingga menghasilkan sebuah notifikasi. Dan berhasil! Saya menerima e-mail notifikasi dari facebook yang masuk ke akun e-mail Yahoo! saya.

Tes selanjutnya, adalah kirim e-mail. Sebenarnya saya sudah siap untuk hasil terburuk dalam fase ini. Selama ini, saya hanya bisa mengirim e-mail keluar dengan alamat axxx@mobile.indosat.net.id sehingga saya berpikir apapun yang terjadi paling-paling saya hanya bisa mengirim e-mail lewat alamat tersebut mengingat layanan ini lebih “ekonomis” daripada BlackBerry Connect yang mampu mengirimkan e-mail lewat alamat yang telah di-sinkron-kan sebelumnya. Dengan penuh ketenangan, saya mengirim e-mail ke akun GMail saya. Dan betapa terkejutnya saya, karena e-mail yang barusan saya kirimkan itu terkirim dari alamat axxx@yahoo.co.id alias dari akun e-mail Yahoo! saya.
Dari sini saya simpulkan bahwa Indosat I-Mail lebih baik daripada BlackBerry Connect bagi saya, karena:

1.Tidak membutuhkan layanan data yang terhubung secara terus menerus karena e-mail dikonversi menjadi MMS, sehingga baterai lebih hemat.

2. Sangat nyaman apabila sering melakukan perjalanan di daerah yang kualitas sinyalnya naik turun karena tidak membutuhkan layanan data yang terhubung secara terus menerus.

3. Sama-sama mampu mengirimkan e-mail dari akun e-mail eksternal

4. Sama-sama bisa menarik attachment walaupun sedikit lebih rumit (bagi saya justru lebih nyaman karena attachment tidak selalu hadir dalam e-mail yang saya terima)

5. Biaya lebih murah yaitu 10rb/bulan sepuasnya, sementara BlackBerry Connect paling murah 5rb/hari

Sekali lagi, saya bukan promosi hanya menyampaikan pengalaman pribadi…

Monggo dikomentari…

Tuesday, May 19, 2009

Acara yang aneh...

Beberapa hari sebelum ini, saya menonton sebuah acara yang menarik di salah satu stasiun televisi swasta. Acara ini memiliki format kuis di mana pesertanya adalah seorang dewasa yang diharuskan menjawab pertanyaan-pertanyaan kuis yang diambil dari pelajaran kelas lima sekolah dasar. Tidak hanya itu, peserta akan didampingi secara bergiliran oleh lima orang anak kelas lima sekolah dasar sebagai bantuan.

Pertama kalinya saya menonton acara tersebut, saya menonton seorang peserta yang didampingi seorang anak perempuan sebagai pendamping peserta seperti yang telah saya ungkapkan sebelumnya. Pertanyaan pertama yang dipilih oleh peserta tersebut adalah matematika dengan pertanyaan sebagai berikut:

3+3+3+3=... adalah 3x4 ataukah 4x3 ?

Dan hasilnya, baik peserta maupun pendamping menjawab 3x4 dan dibenarkan oleh host (Tantowi Yahya). Saya heran, saya ingat betul bahwa di sekolah dasar dahulu, saya selalu ditekankan bahwa bila ada angka 3 dijumlahkan sebanyak 4 kali maka hasilnya adalah 4x3=12 bukannya 3x4=12.

Apakah ini penting? Tentunya penting, mengingat hal ini sampai-sampai harus ditanyakan (baca : ditanamkan) pada anak sekolah dasar. Akan tetapi, di mana pentingnya? Ini dia jawabannya...

Anggaplah kita punya rumus f(a)=3a+6 , maka apakah artinya “3a” ?

Satu hal yang bisa kita sepakati bersama adalah bahwa 3a adalah kependekan dari 3.a yang merupakan kependekan dari 3xa

menurut apa yang diajarkan kepada saya, maka 3a adalah a+a+a

apabila, kita menurut seperti apa yang dianggap benar oleh kuis tersebut maka jawabannya adalah 3+3+3+3+3+3...hingga sebanyak a , padahal a di sini adalah variable dan tidak mungkin dia akan dapat menentukan akhir dari penjumlahan itu.

Kalau masih belum jelas, anggaplah kita punya dua persamaan yang diketahui memiliki hasil akhir sama, yaitu :
f(a)=3a+6 dan f(a)=2a+3 , dan kita akan mencari nilai a yang membuat dua persamaan itu memiliki nilai yang sama.

Dengan pemahaman yang saya yakini, akan diselesaikan seperti ini

<=> 3a+6 = 2a+3
<=> a+a+a+6 = a+a+3
<=> -a-a+a+a+a = 3-6
<=> a = -3

Dengan pemahaman seperti dalam kuis tersebut, maka pemecahannya akan seperti ini

<=> 3a+6 = 2a+3
<=> 3+3+3+3+...+6 = 2+2+2+2+...+3

ada yang bisa meneruskan??? berapa nilai a ?

Katakanlah kita merubah rumus menjadi f(a)=a3+6 dan f(a)=a2+3 , maka pemahaman dari kuis tersebut itu dapat memecahkan persoalan.

Akan tetapi, hal ini menjadi salah ketika diaplikasikan dalam fungsi barisan bilangan. Karena dalam fungsi barisan bilangan simbol a3 itu memiliki arti anggota barisan bilangan urutan ke 3 dari sebuah barisan bilangan a, contoh:

f(a)... a1 a2 a3 dengan aturan a(n)=3n+6, ups maaf a(n)=n3+6

maka a3=3.3+6 , sehingga a3=12...padahal kita sudah sepakati bersama bahwa a3 = ax3 = a+a+a
apakah itu berarti a = 4 , hehehe ya enggak, lah! Jadi, kita ganti juga aturan barisan bilangan itu menjadi

f(a)...1a 2a 3a dengan aturan a(n)=n3+6

Walah, malah bikin runyam...Udah bagus-bagus aturan penulisannya dibikin rapi kayak begitu, koq dibikin runyam dengan dibolak-balik begini? Nanti aturan penulisan rumus-rumus penting juga harus dibalik, seperti

R = 2Πr menjadi R = r2Π
E = Mc2 menjadi E = c2M (mbikin kuadrat-nya gimana, sih?), dll. karena substansinya adalah c dan Π adalah konstanta yang sudah jelas nilainya, sehingga bisa menjadi faktor multiplier (pengali) yang tepat untuk peubah (variable) M dan r. Hehehe, ya/nggak, sih?

Wes pokoknya, saya mau bilang bahwa jawaban dari acara kuis tersebut adalah salah dan harus diperbaiki. Terus sama anak perempuan yang menjadi pendamping (katanya “Juara Kelas”), kasihan kalau dari dasar saja sudah diajari sesuatu yang salah dan tidak konsisten semacam itu. “Juara Kelas”, lagi!

Hayo, bagaimana dengan anda?

Wednesday, May 6, 2009

Push E-Mail alternatif selain Blackberry

Setelah menggunakan I-Mail dari Indosat, saya ingin mendapatkan push e-mail client yang secara langsung menerima e-mail ke handset dan dapat mengambil lampiran (attachment). Aplikasi Push E-Mail biasa mensyaratkan koneksi data yang terus menerus (Seven, Nokia embedded Mail client, dsb...), hal ini menyebabkan ketahanan baterai yang menurun. Untuk aplikasi push e-mail terbaik saat ini (Blackberry®) memberikan tarif yang-bagi saya-tergolong mahal, 50rb/bulan untuk akses data sebanyak 50MB (e-mail yang lewat tidak sampai sebanyak itu dan attachment hanya sesekali muncul saja). Lalu bagaimana? Harus ada solusi untuk masalah ini...

Nah, ini solusinya...Saya sengaja tidak melakukan perintah COLLECT untuk mendapatkan e-mail dari akun saya di google ke handset saya, saya lebih memilih mem-forward e-mail yang masuk di akun google saya ke alamat I-Mail saya. Karena saya pikir hasilnya akan sama saja, e-mail akan terkirim dari alamat I-Mail saya alih-alih dari alamat akun google saya. Sudah begitu, attachment tetap saja tidak langsung saya terima. Hal ini memberikan keuntungan lain, karena e-mail saya di google sekarang bisa diakses dua kali. Pertama, lewat push e-mail berupa MMS yang masuk ke dalam handset saya. Kedua, lewat web mail yang juga bisa saya akses lewat Opera Mini. Nah, ini berarti pada saat saya mengakses akun e-mail saya di google lewat Opera maka saya bisa mendownload attachment yang dikirimkan. Jadi, masalah sudah terpecahkan.

Teknisnya begini, tentu anda sudah membaca bagaimana mendaftar ke layanan I-Mail.

Lalu, anda tinggal set akun Google Mail anda untuk meneruskan e-mail ke alamat I-Mail anda.

Nah, apabila ada pesan masuk dengan menyertakan attachment, anda tinggal akses saja akun Google Mail anda lewat Opera dan download attachment yang diinginkan.



Pilih, "buka" lampiran. Agar Opera "memaksa" browser bawaan handset anda untuk mendownload lampiran.



Selanjutnya, tinggal ikuti saja apa yang ditunjukkan handset anda.

TIPS : apabila handset anda memiliki aplikasi untuk membuka file terkompresi (contoh: .zip), usahakan untuk menganjurkan pengirim untuk mengirimkan file dalam format terkompresi untuk menghemat penggunaan akses data.

Thursday, April 30, 2009

Ubuntu adalah Linux, Linux adalah Ubuntu


Tidak bisa dipungkiri bahwa distro Linux paling populer saat ini adalah Ubuntu. Distro keluaran Canonical ini merajai persebaran distro Linux di seluruh dunia dengan konsistensinya menempati daftar teratas distro terpopuler di distrowatch ( http://www.distrowatch.com ). Menurut pendapat pribadi saya, distro ini mampu mencapai prestasi yang sedemikian ini karena luasnya komunitas serta fasilitas ShipIT yang memungkinkan pengguna atau calon penggunanya mendapatkan copy DVD Ubuntu gratis tanpa perlu repot mendownload dari situs-nya. Tak lupa, link download juga disediakan di situs-nya.

Kepopuleran Ubuntu tidak berhenti di situ saja, salah satu majalah komputer terkemuka di Indonesia (bahkan dunia) memilih Ubuntu untuk mewakili OS Linux dalam artikel-nya yang membandingkan Linux, Ms Windows dan Mac OS. Bagi pembaca yang telah mengerti tentang Free and Open Source Software, pilihan terhadap Ubuntu dapat dimaklumi dengan wajar. Akan tetapi bagi pembaca awam yang belum mengerti hal ini bisa jadi bumerang yang mematikan. Jangan-jangan, dia beranggapan bahwa yang namanya OS Linux itu ya Ubuntu itu. Padahal, masih banyak distro lain selain Ubuntu yang (notabene) lebih mudah dalam beberapa hal dan (saya nilai) lebih siap untuk sistem operasi desktop yang bertujuan menggantikan sistem operasi Ms Windows.

Pengguna awam pasti akan membandingkan poin2 yang nampak jelas seperti ketersediaan driver untuk printer (peripheral terdekat untuk dicari driver-nya, ya tho?), kemampuan untuk memutar file multimedia (.mp3 , DVD, dan format proprietary populer lainnya), dsb. Dalam hal yang saya sebut di atas, Ubuntu masih kalah telak dibandingkan Mandriva dan Open SuSE (In My Humble Opinion). Sehingga yang ditakutkan adalah bila pengguna awam yang ingin mencari sistem operasi alternatif selain Microsoft Windows lalu beralih ke Ubuntu (karena “default distro” Linux adalah Ubuntu) lalu merasa kurang nyaman dikarenakan dukungan driver dan kemampuan memutar file multimedia tertentu tersebut, akan beranggapan bahwa Linux itu menyusahkan alih-alih beranggapan bahwa Ubuntu itu menyusahkan. Nah inilah yang akan jadi bumerang, karena yang dikampanyekan adalah Linux, bukan Ubuntu. Dikhawatirkan, pengguna yang baru saja mencoba bermigrasi ini akan kapok untuk mencoba Linux padahal di luar sana ada banyak Distro Linux yang lebih “baik” yang lebih “layak mereka coba”.

Akan tetapi bagaimanapun ini adalah buah dari kecerdikan Mark Shuttleworth dari Canonical. Dengan posisinya sebagai “Distro Linux Default”, maka mau tak mau pengguna yang ingin migrasi dari Ms Windows ke Linux akan memilih Ubuntu dan manakala mereka meminta support pastilah semuanya mengarah ke Canonical.

Ide yang jenius! Cemerlang!

So, dengan fasilitas ShipIT-nya ini Canonical perlahan-lahan menguasai dunia IT...

What Next?...

Dengan aktifnya Komunitas Linux di seluruh dunia mengkampanyekan Linux dan (mungkin) Ubuntu Release Party, apakah ini akan menjadi promosi gratis bagi Canonical untuk produknya? Membawa Canonical semakin dekat dengan penguasaan penuh dunia IT? Mengingat sudah banyak varian Ubuntu yang dikhususkan untuk gadget (embedded system).

Permasalahannya, mau apa setelah dia berhasil menguasai pasaran Sistem Operasi di dunia? Apakah yang akan dilakukannya? Mengumpulkan informasi-informasi penting dari setiap komputer berbasis Ubuntu di seluruh dunia dan menyetirnya menjadi zombie-zombie yang bergentayangan mengendalikan kehidupan digital kita? Ohh, terlalu seram untuk dibayangkan, nih!

Wednesday, March 18, 2009

Indosat I-Mail dan Mailing-List

Terkadang, saya lihat cukup menyenangkan mendapatkan e-mail yang langsung masuk ke handset sehingga pengguna tidak perlu repot-repot online di internet hanya untuk membuka e-mail. Hal ini sangat berguna saat kita tergabung dalam sebuah mailing list pribadi, sebagai contoh mailing-list alumni SMU kita. Di dalam mailing-list ini biasanya disampaikan pengumuman pernikahan, aqiqoh dan sebagainya yang sangat sayang untuk dilewatkan hanya karena kita tidak bisa online dari sejak e-mail dikirim hingga acara berlangsung.

Setelah sekian lama saya mencari layanan yang bisa mengirimkan e-mail langsung ke handset saya agar saya dapat menerima dan mengirim e-mail ke mailing-list lewat handset saya. Akhirnya, pilihan saya jatuh kepada layanan Indosat Mail atau biasa disingkat I-Mail. Layanan ini merupakan nama baru yang disematkan kepada Indosat I-Memova yang sudah lama keluar (NB: kalau tidak salah, I-Memova lahir di tahun 2007). Perubahan ini saya lihat tidak memberikan perubahan yang baru, kecuali tarif yang lebih murah, yaitu Rp10.000,oo/bulan atau Rp500,oo/mail.

Cara setting I-Mail ini mirip dengan I-Memova. Saya asumsikan, anda sudah berhasil setting di handset. Setelah setting di handset berhasil, maka kita tinggal tambahkan alamat mail client yang kita pakai di I-Mail ke daftar e-mail milik kita dalam account Yahoo! atau Gmail yang kita miliki. Hal ini harus kita lakukan karena saat kita mengirim e-mail lewat handset maka e-mail tersebut dikirim dari account I-Mail milik kita, sehingga untuk bisa mengirim e-mail ke mailing-list kita harus subsribe menggunakan account I-Mail kita. Untuk caranya, anda bisa menuju tautan ini.

Sejauh ini, saya merasa puas dengan performa layanan ini. Sangat menyenangkan bisa mengirim dan menerima e-mail langsung ke handset dengan biaya yang cukup murah (Rp10.000,oo). Hanya saja, kekurangannya adalah tidak bisa mengirimkan lampiran kecuali lampiran yang didukung oleh MMS begitu juga sebaliknya. Tentu saja layanan ini tidak bisa dibandingkan dengan Blackberry yang bisa melakukan retrieve e-mail attachment (lampiran e-mail). Ya, harga yang lebih mahal pasti membawa kemampuan yang lebih.

Cara Setting Mailing List ke HP

Sebelumnya, saya asumsikan anda sudah mengeset handset anda untuk layanan I-Mail ( I-Memova ).

Pertama-tama buka akun anda lewat desktop. Sebagai contoh, saya menggunakan Google. Setelah login, edit akun anda. Klik link “akun saya” di pojok kanan atas



Setelah masuk ke menu untuk meng-edit akun anda, anda akan mendapatkan tampilan seperti ini. Lalu klik “edit” dalam daftar e-mail anda.



Setelah muncul gambar seperti di bawah ini, tambahkan alamat e-mail yang anda dapatkan dari indosat. Dalam hal ini, xxx@mobile.indosat.net.id . Setelah selesai,simpan perubahan dengan meng-klik “simpan”



Setelah ditambahkan, biasanya anda akan mendapatkan e-mail verifikasi langsung ke HP anda. Kalau sudah mendapatkan e-mail semacam ini, tinggal copy-paste-kan link verifikasi ke browser desktop untuk memverifikasi alamat e-mail anda.



Kalau sudah selesai diverifikasi, anda bisa masuk kembali ke halaman Google dan meng-klik “Group” untuk mengatur grup (mailing-list) anda seperti gambar di atas.



Setelah mendapatkan tampilan seperti gambar di atas, anda tinggal pilih grup yang ada untuk mengatur keanggotaan anda.



Setelah mendapatkan tampilan seperti di atas, anda bisa meng-edit keanggotaan anda dengan meng-klik “edit keanggotaan saya”.



Setelah anda mendapatkan tampilan seperti di atas, anda tinggal memilih alamat e-mail dari account I-Mail anda. Lalu simpan settingan setelah anda selesai dengan setting.

Kini, e-mail dari grup (mailing-list) bisa anda kirim-terima lewat handset anda.

Saturday, March 14, 2009

Aktifasi WiFi Nokia 9300i di Balik Proxy

Baru-baru ini, kantor saya mengaplikasikan jaringan nirkabel untuk melayani kebutuhan tukar data dan koneksi internet. Bagi saya, ini kesempatan untuk memanfaatkan kemampuan perangkat Nokia 9300i milik saya yang notabene dibekali kemampuan untuk melakukan koneksi internet lewat jaringan nirkabel.

Pertama-tama kita pastikan dahulu apakah infrastruktur jaringan nirkabel yang tersedia tersebut dapat didukung oleh handset kita, dalam hal ini Nokia 9300i. Menurut data spesifikasi dari situs web Nokia Indonesia, perangkat ini mendukung standar nirkabel 802.11g sementara yang dipakai oleh infrastruktur jaringan nirkabel kantor saya adalah standar nirkabel 802.11b. Kesimpulannya, handset kita mendukung standar nirkabel yang digunakan dan dapat dipastikan bisa terhubung dengan infrastruktur yang tersedia karena standar nirkabel 802.11g juga mendukung standar 802.11b.

Kedua, kita cari titik akses yang tersedia. Caranya adalah, buka Tools => Control Panel => Connections => Wireless LAN, lalu pada tab Networks anda akan melihat daftar titik akses yang aktif dan siap untuk dikonfigurasikan. Dalam hal ini, saya memilih titik akses milik kantor saya yaitu “BPKP Investigasi”. Caranya adalah, sorot ke titik akses aktif yang ingin anda hubungi lalu tekan tombol “Create Access Point”. Dengan begitu, titik akses ini telah siap dihubungi kapan saja kita menghubungi.



Oh ya, di kantor saya kebetulan titik akses ini diproteksi menggunakan password sehingga setelah saya menekan tombol “Create Access Point” saya diminta untuk memasukkan password. Nah, setelah saya memasukkan password, barulah titik akses ini tersedia untuk dihubungi oleh perangkat saya. Setelah selesai, tekan tombol “Done” untuk keluar.

Ketiga, kita setting titik akses untuk melewatkan koneksi internet menuju proxy server. Caranya, setelah menekan tombol “Done” untuk keluar dari menu “Wireless LAN” kita sorot menu “Internet Setup” lalu tekan tombol “Select” untuk masuk dalam menu tersebut. Setelah masuk, akan terlihat daftar titik akses yang tersedia untuk kita hubungi apabila kita ingin melakukan koneksi internet. Sorot ke titik akses yang baru saja kita buat, dalam hal ini “BPKP Investigasi” lalu tekan tombol “Edit” dilanjutkan dengan menekan tombol “Advanced”.



Lalu anda bisa isi kolom-kolom sesuai dengan setting yang diperlukan setelah sebelumnya mengubah isi kolom “Auto retrieve IP” menjadi “No”, contohnya saya memakai
IP Address 192.168.xxx.aaa
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.xxx.bbb
Primary DNS 192.168.yyy.ccc
Secondary DNS 192.168.yyy.ddd



Pada tab “Proxies”, anda bisa memasukkan setting proxy server sesuai dengan setting jaringan yang bersangkutan, sebagai contoh di perangkat saya
=> untuk protokol HTTP
Proxy protocol HTTP
Use proxy server Yes
Proxy server 192.168.yyy.ccc
Port Number 80



=> untuk protokol HTTPS
Proxy protocol HTTPS
Use proxy server Yes
Proxy server 192.168.yyy.ccc
Port Number 80



Lalu tekan “Done” setelah selesai dengan semuanya.

Terakhir, coba cek koneksi internet anda. Buka perambah web default Nokia, saat diminta memilih koneksi pilihlah koneksi yang baru saja kita buat. Apabila setting sudah benar seperti yang diminta oleh jaringan yang bersangkutan, maka perambah seharusnya sudah dapat menampilkan halaman web yang diminta. Apabila masih bermasalah, silakan hubungi adiministrator jaringan yang bersangkutan.

Sunday, February 1, 2009

Primbon dan Fengshui

Keimanan seseorang memang tidak pernah dibiarkan tidak teruji. Hal tersebut memang sudah digariskan oleh Allah swt. Termasuk diri saya yang selalu mendapat ujian dan cobaan yang selalu menguji keimanan saya. Butuh waktu lama bagi saya untuk mencoba mengungkapkan pengalaman saya ini yang menguji keimanan saya dalam tataran pemikiran.

Waktu itu ada seorang rekan yang mengungkapkan kepada saya tentang suatu pemikiran bahwa dunia ini (baca : kehidupan kita ini) adalah sebuah aturan yang diciptakan oleh Allah swt. ,dijaga keteraturannya oleh malaikat-malaikatNya, dirangkum dalam naskah tertulis berupa Al-Qur'an, diterjemahkan agar dimengerti umat manusia oleh Nabi dan Rasul lewat ajaran yang disampaikan, dan dibuktikan kebenarannya di hari akhir (Rukun Iman, tuh! Hehehe!). Dalam masalah “aturan” yang telah digariskan oleh Allah swt. inilah yang menjadi masalah. Asumsikan suatu aturan seperti membeloknya cahaya dalam sebuah lensa cembung atau cekung itu adalah termasuk dalam “aturan” itu, berarti manusia boleh berusaha mencari aturan lain yang lebih luas lingkupnya daripada itu, seperti halnya Primbon atau Feng Shui. Hal ini dikuatkan oleh pernyataan seorang ahli Feng Shui yang hadir dalam acara Bukan Empat Mata dalam episode spesial Imlek 26 Januari 2009, yang menyatakan bahwa Feng Shui itu adalah ilmu yang didapatkan dengan cara mencatat segala kejadian yang terjadi di alam dan kenyataan yang terjadi, lalu dihubungkan dengan kenyataan yang ada (seperti halnya Primbon). Hal tersebut sama seperti cara mengetahui pembelokan cahaya dalam aturan yang saya sebutkan tadi. Cahaya yang melewati lensa dilihat arahnya dalam sebuah percobaan, lalu dilihat dan dicatat pembelokan yang terjadi dan dihubungkan dengan bentuk dari lensa tersebut. Kesimpulannya, kita dapat menerapkan Primbon dan Feng Shui dalam kehidupan sehari-hari seperti layaknya Ilmu Fisika berupa aturan pembelokan cahaya tersebut.

Kita memanfaatkan ilmu Feng Shui dan ilmu Primbon itu dalam rangka ikhtiar kita untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, yang mungkin dapat terhindar dari masalah-masalah yang dihadapi terkait dengan keadaan yang sekarang kita hadapi. Hal ini saya analogikan dengan menggunakan kacamata yang dimanfaatkan oleh para penyandang cacat mata miopi atau hipermetropi dalam rangka untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik. Jadi sekarang pertanyaannya, apakah kini kita boleh percaya pada ilmu Feng Shui dan ilmu Primbon dalam menghadapi kehidupan kita? Atau percaya pada Feng Shui dan Primbon tetaplah merupakan sebuah bentuk dari Syirik kecil? Hal ini yang sampai sekarang masih menggelayuti pikiran saya.

Sampai sekarang, saya masih mencari jawaban akan hal ini. Katakanlah manusia bebas berpikir mengenai bagaimana sebenarnya aturan yang digariskan oleh Allah swt. untuk akhirnya dia mampu untuk tahu dengan pasti tentang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang dan mengarahkan dunia ini seperti yang dia inginkan, dan akhirnya ada segelintir manusia mampu melakukannya. Maka semua orang akan berlomba-lomba untuk mencapainya dan lebih membahayakan lagi adalah mereka (manusia) akan mencoba mengubah dunia untuk keuntungan mereka. Kalau satu orang saja, mungkin masih bisa ditolerir setidaknya itu berarti dunia diatur olehnya karena dia punya suatu kuasa untuk mengaturnya. Akan tetapi, bayangkan kalau semua manusia di dunia berlomba-lomba menguasai ilmu itu dan setelah berhasil, mereka semua menggunakannya! Saya tidak bisa membayangkan semua itu terjadi.

Maka itu, Allah swt. dalam firmannya mengatakan seandainya ilmu Allah swt. adalah sebanyak air di laut maka ilmu manusia di dunia adalah sebanyak air yang menempel di jari manakala dicelupkan ke dalam lautan itu. Saya melihat ini sebagai suatu pertanda bahwa manusia tidak akan pernah bisa menemukan aturan yang dibuat oleh Allah swt. kepada dunia ini yang tercipta lewat ilmu yang dimiliki oleh Allah swt. Maka itu, tidak akan pernah ada manusia yang mampu mengetahui aturan dunia ini dan apa yang terjadi di kemudian hari karena akal manusia tidak akan pernah mampu untuk mencapainya. Tentu saja, kecuali apabila ada yang membocorkan rahasia “langit” ( mungkin maksudnya main-main sama Jin yang suka membocorkan rahasia takdir kali, ya? ). Tapi kembali lagi ke inti permasalahannya, apakah Ilmu Feng Shui dan Ilmu Primbon itu boleh dipercaya dan digunakan seperti halnya kita percaya dan menggunakan Ilmu Falak dan Ilmu Pengobatan?

Wallahua'lam bish showab...