Pertama-tama kita pastikan dahulu apakah infrastruktur jaringan nirkabel yang tersedia tersebut dapat didukung oleh handset kita, dalam hal ini Nokia 9300i. Menurut data spesifikasi dari situs web Nokia Indonesia, perangkat ini mendukung standar nirkabel 802.11g sementara yang dipakai oleh infrastruktur jaringan nirkabel kantor saya adalah standar nirkabel 802.11b. Kesimpulannya, handset kita mendukung standar nirkabel yang digunakan dan dapat dipastikan bisa terhubung dengan infrastruktur yang tersedia karena standar nirkabel 802.11g juga mendukung standar 802.11b.
Kedua, kita cari titik akses yang tersedia. Caranya adalah, buka Tools => Control Panel => Connections => Wireless LAN, lalu pada tab Networks anda akan melihat daftar titik akses yang aktif dan siap untuk dikonfigurasikan. Dalam hal ini, saya memilih titik akses milik kantor saya yaitu “BPKP Investigasi”. Caranya adalah, sorot ke titik akses aktif yang ingin anda hubungi lalu tekan tombol “Create Access Point”. Dengan begitu, titik akses ini telah siap dihubungi kapan saja kita menghubungi.
Oh ya, di kantor saya kebetulan titik akses ini diproteksi menggunakan password sehingga setelah saya menekan tombol “Create Access Point” saya diminta untuk memasukkan password. Nah, setelah saya memasukkan password, barulah titik akses ini tersedia untuk dihubungi oleh perangkat saya. Setelah selesai, tekan tombol “Done” untuk keluar.
Ketiga, kita setting titik akses untuk melewatkan koneksi internet menuju proxy server. Caranya, setelah menekan tombol “Done” untuk keluar dari menu “Wireless LAN” kita sorot menu “Internet Setup” lalu tekan tombol “Select” untuk masuk dalam menu tersebut. Setelah masuk, akan terlihat daftar titik akses yang tersedia untuk kita hubungi apabila kita ingin melakukan koneksi internet. Sorot ke titik akses yang baru saja kita buat, dalam hal ini “BPKP Investigasi” lalu tekan tombol “Edit” dilanjutkan dengan menekan tombol “Advanced”.
Lalu anda bisa isi kolom-kolom sesuai dengan setting yang diperlukan setelah sebelumnya mengubah isi kolom “Auto retrieve IP” menjadi “No”, contohnya saya memakai
IP Address 192.168.xxx.aaa
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.xxx.bbb
Primary DNS 192.168.yyy.ccc
Secondary DNS 192.168.yyy.ddd
Pada tab “Proxies”, anda bisa memasukkan setting proxy server sesuai dengan setting jaringan yang bersangkutan, sebagai contoh di perangkat saya
=> untuk protokol HTTP
Proxy protocol HTTP
Use proxy server Yes
Proxy server 192.168.yyy.ccc
Port Number 80
=> untuk protokol HTTPS
Proxy protocol HTTPS
Use proxy server Yes
Proxy server 192.168.yyy.ccc
Port Number 80
Lalu tekan “Done” setelah selesai dengan semuanya.
Terakhir, coba cek koneksi internet anda. Buka perambah web default Nokia, saat diminta memilih koneksi pilihlah koneksi yang baru saja kita buat. Apabila setting sudah benar seperti yang diminta oleh jaringan yang bersangkutan, maka perambah seharusnya sudah dapat menampilkan halaman web yang diminta. Apabila masih bermasalah, silakan hubungi adiministrator jaringan yang bersangkutan.
4 comments:
apakah hal tersebut juga akan berlaku pada setiap aktifasi di semua telepon genggam yang menggunakan wifi??
@ bengkel, intinya adalah setting IP Address secara manual dan setting proxy secara manual
Bagi Telepon Genggam lain, ya tinggal dicari cara setting manual-nya 'aja
Emang Merk dan Tipe telepon genggam yang Mas Bengkel pakai apa?
mas saya pake nokia 5530
ip 152.118.191.3
subnet mask: gak tau
default gateway: gak tau
bisa minta tolong gak?????
saya menggunakan wifi gratisan di kampus......tolong email ke firma_adit@yahoo.com
thanksssss
https://crogamingzone.blogspot.com
Post a Comment