Thursday, July 25, 2013

Prosedur Panjang Aktifasi BNI SMS Banking

Tulisan ini mungkin bisa melengkapi tulisan saya sebelunya tentang Mobile Banking. Ceritanya, dua minggu yang lalu saya "memaksa" istri saya untuk melakukan aktifasi SMS Banking dari rekening BNI yang dia miliki. Harapan saya, dengan menggunakan SMS Banking dia mudah untuk membeli pulsa untuk nomor ponselnya sendiri, membayar tagihan listrik, membayar tagihan ponsel pascabayar miliknya, dan lain sebagainya.
Singkat cerita, saya ajak istri saya ke BNI Cab. Slamet Riyadi, Surakarta. Jawaban Customer Service cukup membuat saya terkejut karena dikatakan bahwa rekening BNI istri saya sudah diregistrasi di nomor prabayar milik istri saya dan saya ditawari untuk aktifasi notifikasi sms banking. Tentu saja saya langsung setuju, mengingat saya sendiri juga mengalami insiden terkait hal ini. Dulu, saya mengaktifkan layanan ini tapi tidak mengaktifkan notifikasi sms banking karena tidak ditawari oleh customer service yang melayani saya pada saat melakukan aktifasi sms banking. Walhasil, saya bisa melakukan transaksi sms banking tanpa mendapatkan notifikasi transaksi saya melalui sms banking dan saya harus kembali lagi untuk melakukan aktifasi notifikasi sms banking saya. Selanjutnya, setelah istri saya bisa melakukan cek saldo di nomor ponsel prabayar miliknya, kami berdua pun pulang.
Sesampainya di rumah, kami coba isi pulsa melalui nomor yang telah didaftarkan tersebut. Hasilnya, kami mendapat pemberitahuan bahwa nomor tersebut belum diaktifasi untuk bertransaksi. Penasaran, kami pun menghubungi nomor telephone customer service BNI untuk menanyakan masalah ini. Jawabannya cukup mengejutkan, kami diberitahu bahwa untuk bertransaksi, nomor tersebut harus diaktifasi lagi fitur transaksi-nya di cabang BNI terdekat dan tidak bisa melalui customer service via telephone. Yang menyebalkan, kami menghubungi nomor telephone customer service itu di hari jum'at malam, sehingga kami harus kembali ke kantor Cabang BNI pada hari senin karena hari sabtu tidak ada kantor Cabang BNI yang buka di kota kami. Akhirnya, kami berhasil mengaktifkan fitur transaksi SMS Banking di kantor Cabang BNI, Cab. Ngaliyan, Semarang, pada hari Selasa 16 Juli 2013.
Kesimpulannya, ada tiga tahap untuk bisa bertransaksi via sms di BNI, yaitu aktifasi nomor ponsel, aktifasi fitur transaksi melalui sms, dan terakhir aktifasi fitur notifikasi melalui sms. Yang saya sesalkan adalah, mengapa customer service tidak memberikan informasi yang lengkap sejak pertama kali nasabah melakukan pendaftaran (registrasi) untuk sms banking, sehingga kami harus bolak-balik ke Kantor Cabang BNI hanya untuk aktifasi sms banking, hal yang saya temui untuk sms banking Bank Mandiri dan BRI. Harapan kami, anda sebagai nasabah BNI kini lebih mengerti prosedur aktifasi sms banking sehingga tidak perlu bolak-balik ke kantor cabang BNI yang bisa jadi cukup merepotkan. So, be a smart consumer.

Saturday, June 8, 2013

WiFi Printer Murah Meriah

Kali ini, sebenarnya saya ingin berbagi pengalaman menggunakan router wireless Option Globesurfer X1. Router ini memiliki kelemahan, yaitu tidak semua GSM Modem USB kompatibel dengan router ini, dan hanya mampu melayani klien berupa PC atau Notebook/Laptop jadi tidak mampu melayani klien berupa gadget seperti tablet atau smartphone. Saat itu, saya putus asa dan merasa ditipu oleh Jakarta Notebook yang menjual produk abal-abal semacam ini, apalagi setelah sebelumnya saya membeli printer Lexmark Z2320 lewat toko tersebut yang ternyata tidak bisa di-refill dan mereka juga tidak menyediakan cartridge penggantinya.
Namun, kebetulan saya mendapatkan Canon ip1880 yang saat tulisan ini dibuat harganya tidak lebih dari 300rb rupiah. Kebetulan sekali, printer tipe ini kompatibel dengan router yang saya beli sehingga akhirnya saya bisa memanfaatkan router abal-abal yang saya beli lewat toko yang kurang bonafit ini (karena tidak menguji terlebih dahulu produk yang mereka jual terkait kelengkapan fungsi dan kontinuitas penggunaan seperti printer Lexmark Z2320 yang tidak bisa di-refill). Berikut langkah-langkah yang saya lakukan untuk setting wireless printer;

1. koneksikan PC atau Notebook/Laptop anda ke router hingga muncul tampilan seperti ini ;


perhatikan, printer sudah dikenali pada port 9100.

2. Buka "Control Panel", masuklah pada opsi "Devices and Printers", lalu "Add Printer" dan pilih "Add Network, Wireless or Bluetooth Printer"


3. Biarkan sistem mencari printer anda sampai muncul tampilan seperti di bawah ini, lalu pilih "The Printer that I want isn't listed"


3. Setelah itu, akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Lalu isi sesuai gambar di bawah ini;


4. Tampilan selanjutnya akan menuntun anda memilih network card yang terpasang di router. Ini biasanya terjadi karena sistem tidak menemukan perangkat yang dituju. Tidak usah khawatir, pilih saja seperti gambar di bawah ini.


5. Selanjutnya, anda akan menemukan pilihan untuk driver printer yang akan anda gunakan.


6. Dalam tahap ini, seharusnya anda tinggal meneruskan proses saja, kalau perlu mungkin bisa "Print Test Page". Kalau nanti ketemu tampilan di bawah ini, tidak usah dihiraukan. Printer akan tetap melakukan tugasnya hingga tuntas.


Sekian, semoga tutorial ini cukup mudah dimengerti dan berguna bagi rekan-rekan sekalian.

Wednesday, February 6, 2013

BNI vs BRI vs Mandiri on Mobile Banking


Akhirnya, BNI sms banking muncul juga di android. Jadi saya enggak perlu galau lagi untuk memilih gadget utama setelah sebelumnya saya sempat bingung untuk memilih menggunakan android (Samsung Galaxy Young), blackberry (BlackBerry Pearl 3G 9105), atau iPhone (rencana membeli iPhone 3Gs). Penyebabnya hanya masalah mobile banking. Sebagai Pegawai Negeri Sipil, layanan perbankan yang saya gunakan hanya terbatas pada bank BUMN seperti Bank Mandiri, BNI dan yang terakhir bekerja sama dengan kantor saya sebagai penyedia layanan gaji dan remunerasi, adalah BRI. Ketiganya memang memiliki layanan mobile banking lewat sms yang saya butuhkan, akan tetapi saya akan lebih nyaman lagi kalau menggunakan aplikasi karena syntax sms banking sangat banyak dan tidak mungkin saya hafalkan. Secara umum, kemampuan bertransaksi sama saja. Artinya, semua transaksi dapat dieksekusi oleh ketiga aplikasi mobile banking ini. Selanjutnya, ini pengalaman saya menggunakan ketiga aplikasi ini.

Untuk aplikasi mobile banking BNI, aplikasi ini hanya berupa aplikasi untuk membantu pengetikan sms saja, tidak lebih. Aplikasi semacam inilah yang sebenarnya saya suka, karena di daerah yang susah mendapatkan sinyal seperti tempat kerja saya di Kalimantan Tengah, tentu sms yang tidak membutuhkan konektivitas yang sebaik penggilan telepon atau koneksi internet menjadi solusi yang terbaik. Sayangnya, sepanjang tahun 2012 kemarin aplikasi ini belum tersedia baik versi Java untuk ponsel saya (Nokia C5-00) atau versi android, sehingga saya baru bisa menikmati aplikasi ini di BlackBerry Pearl 3G 9105 yang saya pergunakan.

Untuk aplikasi mobile banking BRI, sama seperti aplikasi mobile Banking BNI, aplikasi ini hanya berupa aplikasi untuk membantu pengetikan sms. Namun, aplikasi ini memiliki kelebihan yaitu tersedia dalam hampir semua platform populer seperti symbian, blackberry, android, iPhone, dan Java. Pada dasarnya, aplikasi ini dibangun dari platform Java, namun semua platform populer rata-rata sudah mendukung Java sehingga aplikasi ini dapat dinikmati oleh semua platform. Acungan jempol patut diberikan, mengingat pilihan platform ini membuat aplikasi Mobile Banking BRI dapat dijalankan di hampir semua ponsel.

Yang terakhir, aplikasi mobile banking milik Bank Mandiri. Sampai saya tidak lagi menggunakan BlackBerry Pearl 3G 9105 milik saya, saya masih belum bisa menggunakan aplikasi ini di BlackBerry. Dari pesan error yang saya dapatkan pada saat mengunduh aplikasi ini, saya hanya mendapati informasi bahwa aplikasi ini belum mensupport handset saya. Untuk instalasi di android saya saja, aplikasi ini juga harus melewati tahap aktifasi yang menyusahkan. Sebenarnya sih, enggak rumit, yang jadi masalah adalah koneksi yang musti benar-benar stabil. Begitu selesai aktifasi, saya menemukan bahwa aplikasi ini menggunakan koneksi internet untuk menjalankan transaksinya. Jadi, bukan sekedar aplikasi pembantu penulisan syntax sms. Bagi saya, aplikasi ini agak menyusahkan mengingat kondisi tempat kerja saya tidak selalu mendapatkan sinyal untuk koneksi internet yang stabil. Akhirnya, untuk mengatasi permasalahan ini saya pindah ke operator telekomunikasi yang memiliki koneksi sinyal yang lebih baik di tempat kerja saya (namun, tarifnya lebih mahal,... hiks... hiks... hiks...)

Akhirnya, semua aplikasi mobile banking saya pindahkan ke nomor operator yang memiliki koneksi sinyal yang lebih baik di tempat kerja saya, dan saya mulai menyadari ada keunggulan aplikasi mobile banking yang menggunakan koneksi internet untuk transaksinya. Acap kali pulsa sudah habis terlebih dahulu sementara paket internet yang sudah dibeli terlebih dahulu masih tersedia, sehingga transaksi pembelian pulsa dapat dilakukan menggunakan aplikasi tersebut. Jadi, solusi perbankan selalu tersedia sepanjang ponsel masih bisa beroperasi.
Ternyata, untuk bisa menggunakan koneksi internet, harus ada sisa pulsa. Jadi, keunggulan ini pun tidak dapat digunakan.


Bagaimanapun, ini bukan merupakan pilihan seperti membandingkan produk mobil, ponsel, dsb. yang pilihan bisa ditentukan selera. Aplikasi ini merupakan bawaan dari layanan perbankan yang anda pilih sebelumnya. Bagaimanapun, tentukan dahulu layanan perbankan pilihan anda, bukan aplikasi yang jadi utama.